Kayu Kacang in KHDTK ULM (Indonesia) is Radermachera quadripinnata (Bignoniaceae), Not Strombosia javanica (Olacaceae)

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Prisma Sains, mengungkap adanya kekeliruan dalam identifikasi jenis pohon yang dikenal sebagai “kayu kacang” di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Penelitian ini dilakukan oleh Muhammad Aldy Nurrachman, Mochamad Arief Soendjoto, dan Maulana Khalid Riefani dari Universitas Lambung Mangkurat.

Artikel berjudul “Kayu Kacang in KHDTK ULM (Indonesia) is Radermachera quadripinnata (Bignoniaceae), Not Strombosia javanica (Olacaceae)” menegaskan bahwa spesies yang selama ini dikenal sebagai kayu kacang bukanlah Strombosia javanica, melainkan Radermachera quadripinnata.

Penelitian ini menjadi penting karena kesalahan identifikasi tumbuhan dapat berdampak pada pengelolaan hutan, konservasi, hingga pemanfaatan sumber daya alam. Dengan pendekatan ilmiah, peneliti melakukan analisis taksonomi untuk memastikan klasifikasi yang tepat terhadap spesies tersebut.

Hasil kajian menunjukkan bahwa ciri morfologi dan karakteristik botani kayu kacang di KHDTK ULM lebih sesuai dengan keluarga Bignoniaceae daripada Olacaceae, sehingga diperlukan pembaruan informasi terkait nama ilmiah dan klasifikasinya.

Selain memberikan kontribusi pada ilmu botani, penelitian ini juga menjadi rujukan penting bagi akademisi, praktisi kehutanan, serta pengelola kawasan hutan dalam memahami keanekaragaman hayati secara lebih akurat.

Sebagai jurnal ilmiah terakreditasi nasional, Universitas Pendidikan Mandalika sebagai penerbit jurnal tersebut secara konsisten mempublikasikan penelitian di bidang pendidikan sains, termasuk kajian lingkungan dan kehutanan yang relevan dengan kondisi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *